Rabu, 31 Desember 2008

Belajar dari Kura-kura


David Wirawan (Vids) - Singapura

Selamat Tahun Baru..

Aku mencoba membuat kisah2 belajar dari alam. Learning from Nature. Dan ini serial pertama yang aku tuliskan, semoga berkenan dan bermanfaat.

Hari Sabtu ini seperti biasa aku pergi untuk memotret burung, kegemaran ini sudah menjadi santapan di hari-hari liburku, dan tempat yang biasa aku kunjungi adalah Botanical Garden dan juga Chinese Garden, karena kedua tempat ini di Singapore menjadi tempat pilihan bagi para burung-burung yang melakukan migrasi. Beraneka macam burung bisa ditemukan dan aku memang sudah cukup mengenal 2 area ini, sehingga bisa dibilang rumahku saat aku di Singapore.

Pagi hari aku sudah membeli roti tawar yang akan aku berikan kepada burung2 kecil jenis Sparrow yang mana mereka cukup dekat dengan manusia serta juga untuk ikan-ikan di kolam yang ada di Botanical Garden, Roti tawar aku beli seharga 2 dollar ada sekitar 15 potong, perjalanan menggunakan MRT (Kereta) memakan waktu kurang lebih 40 menit dari tempat menetapku. Sesampai disana aku mulai dengan kegiatan mencari burung2, terutama si kecil common kingfisher dan juga stork-billed kingfisher, serta burung-burung lainnya yang belum pernah aku temui, dan pagi ini pun aku menemukan si yellow bittern, mengumpat di celah2 pohon mengamati ikan-ikan.

Kemudian aku mulai dengan mengeluarkan roti tawar dan memberikan ikan-ikan makan, serta juga remah-remah dari roti ini membuat burung-burung kecil sparrow berdatangan dan membuatku bermain dengan mereka, duduk di pinggiran danau aku berikan remah-remah roti ini dan burung2 kecil ini bergerumul mendekati tanganku, ada rasa cemas dari mereka mendekati tapi karena terbiasa mereka berani mendekati tanganku untuk mengambil remahan roti2 ini.

Kurang lebih 3 jam menunggu si Kingfisher ternyata dia belum menampakan dirinya, dan aku duduk menunggu burung lain, dan sang elang pun datang mengitari danau dan seakan mentargetkan sesuatu, tapi tidak sampai mendarat mencekengkeram ikan, dan aku pun mulai mengahlikan perhatianku untuk sementara kepada ikan-ikan yang bergerumul makan roti2, dan aku melihat juga ada beberapa kura-kura yang ikut mencoba untuk mengambil roti2 yang aku sebarkan.

Tetapi kura-kura itu selalu kalah cepat, karena kalah gesit dengan ikan2 yang besar dan kecil, sehingga mereka selalu kalah. Perhatianku malah tertuju kepada si kura-kura ini, karena walau mereka kalah cepat, mereka tetap berenang menuju ke roti2 yang aku tebarkan, dari satu roti yang aku lemparkan mereka berlomba dengan ikan, yang pasti mereka selalu kalah saat itu.

Karena usahanya itu aku malah semangat berusaha mengarahkan roti-roti ke arah kura2 tersebut tapi selalu ikan ikan lebih cepat, tetapi si kura-kura pun tetap saja berusaha mengambil roti2 itu, dan akhirnya aku kumpalkan beberapa roti kecil-kecil dan cukup banyak, baru aku lemparkan sehingga menurutku setidaknya si kura-kura bisa dapat satu untalan roti tersebut, percobaan pertama tetap ikan menang lalu aku buat semakin banyak, dan kali ini karena banyak roti dan aku arahkan ke kepala si kura2, walau ikan banyak berebut, akhirnya dia berhasil dapat satu roti dan dan itu menjadi perhatian tersendiri buatku.

Ternyata setelah aku berhenti sebentar, beberapa orang datang membawa roti dan melakukan hal yang sama, mereka juga tertarik dengan si kura2 ini dan melakukan yang aku lakukan, sehingga si kura-kura walau kalah cepat tetapi akhirnya bisa menikmati beberapa roti, dan juga yang membuat aku salut adalah mereka tidak pernah menyerah, walau kalah cepat mereka selalu berusaha berenang mendekati roti dan kadang di akhir saat akan memakan roti itu, ikan2 lebih dahulu mengambilnya.

Kura-kura itu membarikanku pelajaran hidup, sebetulnya saat ini aku masih dalam tahap kebingungan akan kelanjutan pekerjaanku, dan aku ingin seperti kura-kura yang tidak pernah menyerah selalu terus berusaha, persaingan selalu ada, tetapi kura-kura pun tidak menggigit si ikan2 itu walau mereka mampu untuk melakukannya karena mulut yang lumayan tajam, dan mereka pun terus berusaha menunggu pasti ada saatnya rejeki itu datang ke mereka. Ternyata apa yang aku lakukan, aku mengarahkan roti2 itu ke kura-kura, karena aku tertarik dengan kegigihan si kura2 mengejar roti2 itu, semangat pantang menyerah. Walau sekarang kelanjutan pekerjaanku belum menentu, dan juga masa-masa krisis ekonomi yang melanda dunia ini, aku mau mengikuti si kura2 ini tidak menyerah dan percaya kalau Sang Pencipta akan memberikan jalan yang terbaik, seperti si kura-kura akhirnya bisa mendapatkan si roti.

Terima kasih kura-kura untuk pelajaran hidup yang kau berikan...

Cobalah Mengerti

Intro : D...
Bm...
A...
D G Bm A
D...

Bm A
Aku takkan pernah berhenti
D
akan terus memahami
Masih terus berpikir

Bm
bila harus memaksa
A
Atau berdarah untukmu
D
apapun yang kurasakan
G
Mencoba menerimaku

Bm A
Dan kamu hanya perlu terima
D
Tanpa harus memahami
dan tak harus berpikir
Bm
hanya perlu mengerti
A
aku bernapas untukmu
D
Jadi tetaplah disini
G
dan mulai menerimaku

D
Cobalah mengerti
G Bm
semua ini menjadi arti
A
Selamanya takkan berhenti
D
Inginkan rasakan
G Bm
rindu ini menjadi satu
G
Biar waktu yang memisahkan

(Intro)

Hari Yang Cerah

Intro : Am F [2x]

Am
pagi biar kusendiri
F
jangan kau mendekat
Am
wahai matahari
Am
dingin hati yang bersedih
F
tak begitu tenang mulai terabaikan

Int: Am F Dm F C

Am C
hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
Am C
begitu terang untuk cinta yang mati
Am F C Bes F C
ah... ku coba bertahan dan tak bisa

Int : Am F [2x]

Am
biru langit kelabuku
F
tak begitu luas seperti memudar
Am
kini tak terulang lagi
F
di hari yang cerah dia telah pergi

Am C
hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
Am F C Bes F C
ahh... ku coba bertahan dan tak bisa
Am F C Bes F C
ahh... mencoba melawan ku lepas
Am C
hari yang cerah untuk jiwa yang sepi...
Am C
begitu terang untuk jiwa yang mati

Am C
hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
Am F C Bes F C
ahh... ku coba bertahan dan tak bisa
Am F C Bes F C
ahh... mencoba melawan ku lepas
Bes F C
semua telah hilang ....
Bes F C
semua telah ....

Selasa, 23 Desember 2008

Yamaha Scorpio Chopper 2008

Meski belum punya motornya, Imam Syafei jatuh hati sama Honda Goldwings dan suka dengan bentuk Suzuki Intruder. Uniknya, ketika ditelepon oleh Wiryady alias Ajie Thunder dari Fajar Makmur Modification (FMM) perihal kesengsemannya itu, Imam malah belum punya motornya.

“Makanya saya beli Yamaha Scorpio. Waktu itu kilometernya masih nol, langsung saya boyong ke Ajie,” kenang pegawai BRI yang juga anggota klub BRI-Kers Jakarta. Soal selera, Imam enggak suka model sport dan streetfighter. “Maunya desain yang secara ergonomi santai. Makanya, pilihan chopper sangat tepat,” tambahnya.

Ajie yang disodorkan Scorpio cepat tanggap dan langsung merombaknya. Baginya, sasis dari center bone ke depan sudah tidak perlu dievaluasi. “Saya ubah dari tengah ke belakang. Dibuat baru sama sekali,” tegas Ajie yang aslinya tukang servis AC.

Tujuan dari ubahan ini jelas. Konstruksi Scorpio yang siaga dan agak tinggi tidak mungkin bisa dipertahankan untuk chopper. Makanya, dari bagian tengah ke belakang perlu dibuatkan sasis baru yang rancangannya agak ke bawah, termasuk lengan ayun memakai punya Honda Steed 400.

Dari situ bentuk dasar didapat. Ajie serta-merta membuat tangki chopper plus sepatbor ala ducktail sesuai dengan genre-nya. “Setang bullhorned termasuk raiser kami buat sendiri. Detail macam lampu depan dan belakang variasi moge dan penguatan di kaki-kaki, yakni shockbreaker depan upside down Aprilia,” papar Ajie.

Sentuhan akhir, FMM memilih knalpot Honda Shadow agar suaranya ngebas. Kerapihan kerja menata chopper full dressed model begini patut diacungi jempol.

Seperti sepatbor belakang yang mendekati ducktail memang cocok untuk karakter motor rapi dan tidak terkesan liar. Padahal, bengkel modifikasi ini tidak spesialis chopper.

Untuk menyeimbangi tangki yang gede di bagian atas, girboks palsu berbahan fiber cukup berhasil, apalagi boks kiri dan kanan yang buatan sendiri cukup rapi dan menambah gagah tampilan motor dengan rancangan knalpot model 1-2.

Ubah Video 3GP Jadi VCD

Jumat, 19 Desember 2008 | 13:45 WIB

Mengabadikan suatu momen penting, kadang-kadang di saat-saat dadakan, hanya bisa dilakukan dengan ponsel. Anda yang memiliki ponsel dengan fitur rekam video sebatas format 3gp tentu kesulitan untuk memutar ulang video tersebut selain pada ponsel yang memiliki fitur itu. Pada PC, kita tidak bisa langsung memutarnya di Windows Media Player, tapi harus meng-install dulu program yang mendukung format 3gp, misalnya QuickTime 6.5.

Bagaimana jika memutarnya di DVD player? Belum ada yang mendukung format 3gp. Namun, hal ini bukan mustahil, bisa dilakukan dengan mengubah format 3gp menjadi format yang didukung oleh DVD player, seperti format VCD atau DVD.

Sayang software yang beredar saat ini belum ada yang dapat langsung mengubah format 3gp menjadi VCD atau DVD. Mampunya hanya mengubah format video 3gp menjadi avi. Namun berdasarkan pengalaman penulis, hasil konversinya tidak bisa diubah menjadi VCD oleh software pembakar CD seperti Nero secara langsung. Ini karena hasil konversi berformat RAW AVI.

Ada cara mengakalinya; mudah, gratis, dan tanpa penurunan kualitas (kualitas 3GP). Banyak software yang dapat mengubah format 3gp menjadi RAW AVI di antaranya ImTOO 3GP Converter dan MIKSOFT Mobile 3GP Converter. Di sini kita pilih MIKSOFT Mobile 3GP Converter karena program ini sederhana, gratis, dan hasil konversinya cukup baik. Kita bisa mengunduhnya di www.miksoft.net/mobile3GPconverter.htm. Software ini mengubah berkas (file) video 3gp Anda ke format RAW AVI.

Caranya:
1. Install dan buka software tersebut.
2. Pilih 'single file conversion' untuk konversi 1 berkas 3gp saja atau 'multiple files conversion' untuk konversi lebih dari 1 berkas 3gp sekaligus. Klik tombol ‘+’ untuk menambahkan berkas-berkas 3gp yang akan dikonversi dan tentukan folder lokasi hasil konversinya. Lalu klik 'Convert Now!'.
3. Jalankan Windows Movie Maker, klik [Start] > [Programs] > [Windows Movie Maker].
4. Nah sekarang kita fokus pada Window Movie Maker. Pilih 'Collection' pada icon toolbar. Buka berkas-berkas hasil konversi tadi atau drag and drop berkas-berkas tersebut dari Windows Explorer ke Window Movie Maker.
5. Kemudian pilih berkas video pada 'collection tree' dan drag and drop ke bagian 'timeline'. Perhatikan, video-video pada 'timeline' nantinya akan disimpan dalam 1 video, jadi jika perlu pilih susunan urutannya dan edit agar tampilannya dirasa pas.
6. Setelah itu simpan berkas film dengan menekan tombol [Ctrl] + [P] pada keyboard secara bersamaan. Pilih [My Computer] dan klik [Next].
7. Isi nama berkasnya dan tentukan folder tempat video ini akan disimpan dan klik [Next]. Pilih [Best quality for playback on my computer] atau pilihlah [High Quality Video (PAL)] pada 'Other setting'. Pada 'setting details' pastikan display size yang tertinggi 720 x 576 (format PAL DVD) sesuaikan dengan kapasitas hard disk Anda. Pemilihan setting high quality ini bertujuan bukan untuk memperbaiki kualitas video 3gp menjadi sekelas DVD, tetapi untuk mempertahankan atau mengurangi penurunan kualitas saat konversi menjadi VCD. Kemudian klik [Finish].

Selesai sudah! Sekarang video hasil rekaman ponsel bisa Anda tranfer ke VCD dengan bantuan software pembakar CD, seperti Nero Burning ROM./*

Sumber: PCplus


ShoutMix chat widget