Jumat, 22 Januari 2010
Saran Aman Ber-ATM dari Mantan Pembobol Rekening
Kesederhanaan modus ini diungkap oleh Dan DeFelippi, mantan pencuri identitas nasabah kartu debet dan kartu kredit. Kini DeFelippe "telah insyaf" setelah ditangkap polisi AS tahun 2003 lalu dan kini bekerja sama dengan aparat hukum guna membongkar jaringan jahat di internet.
DeFelippe menyatakan, untuk mencuri identitas pemilik kartu kredit, dia cukup membeli nomor kartu kredit. "Anda dapat memberi nomor kartu kredit seharga satu dolar, dua dolar atau tiga dolar," katanya seperti dilansir www.13wham.com di Rochester, New York.
Website 'bawah tanah' juga menyediakan trik jahat ini. "Orang-orang secara aktif menulis informasi dan secara aktif menulis tutorial. Anda bisa mendapatkan daftar itu dengan mudah," ujarnya.
DeFelippi menyatakan, orang-orang sering bingung di depan mesin ATM dan pencuri tahu itu lalu memerasnya. "Bila Anda dapat memasang steker kamera di komputer dan steker sebuah VCR ke TV, Anda bisa melakukan skimming di ATM. Itu (Skimming) sesederhana itu. Anda bisa memberi piranti keras, yang harus Anda lakukan semua hanyalah mengkoneksikannya," ujarnya.
Inilah tips aman dari DeFelippe:
1. Salah satu ciri sebuah alat skimmer telah ditempelkan adalah bila Anda tidak melihat cahaya berpendar LED ketika Anda memasukkan kartu ke mesin ATM. Bisa jadi lampu LED tidak terlihat berpendar karena tertutupi oleh skimmer.
2. Waspadai kotak brosur yang mungkin menempel/di dekat ATM karena kotak brosur itu bisa jadi berguna untuk menutupi kamera tersembunyi untuk merekam gerakan jemari Anda menekan nomor PIN.
3. Biasakanlah menggunakan mesin ATM yang terdekat dengan kediaman/kantor Anda sehingga Anda familiar bagaimana mengoperasikannya dan mengetahui dengan cepat bila ada kejanggalan.
4. ATM drive-through adalah target bagus untuk pencuri identitas karena pengemudi seringkali merasa terburu-buru dengan pengantre lainnya sehingga tidak memberi perhatian lebih.
5. ATM teraman adalah yang berada di dalam bank atau toko yang ramai orang-orang.
6. Waspadalah bila ATM mengaku "rusak/out of order" sehingga uang tak bisa keluar, padahal Anda telah memasukkan kartu dan telah memasukkan PIN.
Di Indonesia, sejumlah bank telah mengumumkan kerugiannya akibat aksi skimmer. Rinciannya:
* BCA: 200 nasabah dibobol dengan kerugian sekitar Rp 5 miliar
* BNI: 19 nasabah dengan kerugian sekitar Rp 200 juta
* BRI: 3 nasabah dengan kerugian sekitar Rp 48,5 juta.
Belajar Mendengarkan Peringatan "Hacker"
KOMPAS.com - Sekitar dua tahun lalu, seorang hacker Hacker Bentuk ATM skimmer bermacam-macam, umumnya bentuk alatnya sama dengan yang digunakan pada pembayaran di merchant atau toko. Jika merchant curang, dia menggesek kartu ATM Anda untuk transaksi, juga menyalin data. Persoalan makin genting karena mesin itu dijual bebas di internet. Cukup berbekal pengetahuan ala kadarnya soal smart card hacking, perengah atau cracker bisa menjalankan bisnis haram penggandaan kartu. Kartu berpita magnetis itu mudah didapatkan dengan harga murah. Harga satu kartu tak lebih mahal daripada sebatang rokok. Hacker ”Saya menyalin kartu ATM asli saya ke kartu ini. Kartu baru ini bisa berfungsi sebagai kartu ATM,” katanya. Untuk menghindari anggapan penyalahgunaan, si hacker menekankan, kartu itu hanya untuk demo atau cadangan jika kartu asli hilang. ”Saya mengundang perbankan untuk membahas isu hacking ATM. Saya presentasikan ancaman smart card hacking,” katanya. Namun, tak ada respons bagus dari pihak bank. Di Indonesia, gerak hacker tak dianggap. Praktik umum menjajal celah keamanan dianggap tindakan kriminal. Itu sebabnya peringatan soal celah keamanan pada sistem, terutama perbankan, tak diterima. Hacking berbeda dengan cracking (rengah-merengah). Cracking bertujuan kriminal. Hacking, upaya ahli komputer memastikan keamanan sistem. Awal tahun 2008 di mailing list beredar keluhan pembobolan uang dari rekening bank. Di internet, arsip keluhan mereka yang kehilangan duit mudah ditemukan. Seharusnya perbankan tak mengabaikan keluhan ini. Sejak tahun 2005 hacker dan cracker tertarik hacking di luar situs web, termasuk smart card hacking. Hanya dengan mesin berkemampuan membaca dan menulis di kartu pintar, kartu kredit atau ATM bisa diduplikasi ke kartu kosong. Ini teknologi lama. Beda antara dunia hitam dan putih dalam konteks ini memang tipis. Beredar pula program berbasis virus. Perangkat ini diklaim bisa membuat sistem pertahanan ATM tumbang. Salah satunya yang beredar adalah ATM BackDoor. Bahkan, ada tutorial upaya membongkar sistem keamanan kartu berbasis cip. Hacker membahas persoalan ini secara terbuka. Sayang, peringatan semacam ini belum menjadi model untuk memverifikasi sistem keamanan. Demi menjaga keamanan, selain memberantas aksi cracker jahat, sudah saatnya kita mau mendengar suara hacker.
Jumat, 15 Januari 2010
Belajar Bikin Aplikasi BlackBerry di Gunadarma
Seperti kami lansir beritanya beberapa waktu lalu, ilmu membuat aplikasi BlackBerry bisa segera dipelajari di Indonesia. Berupaya menyiapkan sarjana yang bisa diterima di industri atau dunia kerja, Universitas Gunadarma menggelar seminar Uni-Industry Collaboration bertajuk Mobile Devices in Computing Education, di Depok, kemarin (13/1).
Seminar sehari ini mendatangkan pembicara tamu dari University of Guelph, Kanada, Assoc. Prof. Dr. Qusay H. Mahmoud. Direktur sekaligus pendiri Centre for Mobile Education and Research (CMER) ini mencoba 'ngomporin' para mahasiswa agar tak sekadar jadi penikmat perangkat mobile seperti BlackBerry. “Mengapa tidak membuat sesuatu untuk dimanfaatkan di perangkat mobile?” ajak Dr. Qusay.
Membuat aplikasi untuk perangkat mobile, tutur pria yang disapa Dr. Q ini, sangat menantang. Bukan hanya jenis perangkatnya saja yang heterogen, platform yang berjalan di atasnya pun tidak hanya satu dua macam. Namun dari sisi bisnis pun tak kalah menariknya, karena pasar pengguna mobile device ini sangat besar di Indonesia tapi belum tergarap penuh.
Tak heran jika Universitas Gunadarma akan segera menyisipkan modul-modul yang dibuat CMER ke dalam mata kuliah mobile programming. Menurut I Made Wiryana (International Collaboration Coordinator, Gunadarma), mereka yang akan mendapat mata kuliah ini adalah mahasiswa jurusan Elektro, Teknik Informatika, Sistem Komputer, dan Sistem Informasi. “Sekitar 3 bulan lagi program ini sudah bisa jalan,” imbuh Made.
Judulnya juga Uni-Industry Collaboration, untuk mendekatkan kampus dan industri, kalangan industri untuk mobile platform pun tak ketinggalan hadir. Taufik Hidayat dari Adelva Solusindo, misalnya, memaparkan bagaimana situs 21cineplex.com yang digarapnya berkembang. Awalnya hanya sebagai pemberi identitas saja, kini situs jaringan bioskop terbesar di Indonesia itu mendapat kunjungan unique visitor sekitar 1,2 juta per bulan. Sementara unique visitor untuk mobile web-nya mencapai 400 ribu per bulan.
Andre Raditya (Chief Commercial Officer, Better-B) memaparkan berbagai hasil survai mengenai pengguna BlackBerry dan situasi pasarnya yang menjanjikan. Seberapa menjanjikan? Indonesia mempunyai pertumbuhan pengguna BB tercepat di dunia, kata Andre. “Pertumbuhannya 800 persen antara 2007 sampai 2008,” jelasnya.
Memang sudah saatnya para pemilik ilmu di bidang komputer dan yang lain memanfaatkan situasi pasar yang sedang gandrung akan smartphone, seperti BlackBerry dan iPhone. Silakan belajar dulu di Gunadarma.
